Bersabar dan ikhlaslah dlm setiap langkah perbuatan.
Terus meneruslah berbuat baik,ketika di kampung dan di rantau.
Jauhilah perbuatan buruk dan ketahuilah pelakunya pasti diganjar,di perut bumi dan di atas bumi.
Bersabarlah menyongsong musibah yg terjadi dlm waktu yg mengalir.
Sungguh di dalam sabar ada pintu sukses dan impian kan tercapai.
Jangan cari kemuliaan di kampung kelahiranmu.
Sungguh kemuliaan itu ada dlm perantauan di usia muda.
Singsingkan lengan baju dan bersungguh-sungguhlah menggapai mimpi.
Karena kemuliaan tak akan bisa diraih dg kemalasan.
Jangan bersifat kata dg orang yg tak mengerti apa yg kau katakan.
Karena debat kusir adalah pangkal keburukan.

(Diterjemahkan dg bebas dari syair Sayyid Ahmad Hasyimi. Syair ini diajarkan pd tahun ke 4 di Pondok Modern Gontor-Ponorogo)

Sumber : Buku Ranah 3 Warna – A. Fuadi